Thursday, March 10, 2011

Perindu Surga



Agar dapat Melihat Syurga

by Tazkiah an Nafs on Thursday, December 16, 2010 at 10:30pm
Seorang anak dengan gayanya yang lugu bertanya kepada ibunya, “bu, apa itu cinta?”. Cinta ada adalah kemurnian jiwa, kesejukan bathin dari kenikmatan memberi dan kerelaan berkorban, jawab sang ibu. “Karena itukah banyak orang mengagungkan cinta?” tanya sang anak lagi. Dengan sabar dan penuh cinta ibunya menerangkan, bahwa keagungan cinta hanya berada pada cinta Sang Agung, Si pencipta cinta itu sendiri. Dan jika ada yang mengagungkan cinta diatas segalanya, sebenarnya ia tidaklah tengah mengagungkan cinta melainkan perasaan dan nafsunya yang tengah bergumul sehingga meluap menjadi nafsu berbaju cinta. Padahal jika mau membuka tabir sebenarnya, tentu mereka akan sadar kalau tengah terombang-ambing oleh arah cinta yang salah. “ini wajar nak, karena kebanyakan manusia hanya sebatas menggunakan mata kepala dan mengabaikan mata bathinnya, sehingga ia lupa bahwa cinta bersemayam dan bergetar-getar dihati, bukan di kepala, apalagi dimata.

Thursday, December 16, 2010

Berkumpul dengan Keluarga di Surga

Indahnya ke syurga...
Ada penggalan do’a yg nyaris tak pernah kita lewatkan setiap usai sholat. "Robbana hab lana min azwajina wa dzurriyatina qurrota a’yun.", "Ya Rabb, karuniakan kami dengan menjadikan istri serta anak kami penyejuk mata."



Potongan munajat yg diambil dari surat Al-Furqon ayat 72 ini, setidaknya merupakan cermin, kita sangat ingin memperoleh keturunan yg baik. Seorang penjahat, pelaku kriminal, pezina, penipu, siapapun, pasti ingin anak keturunannya menjadi orang baik-baik. Itu suara nurani.


Saudaraku,
Harapan memiliki keluarga dan keturunan yg shalih makin kuat. Terutama dengan tantangan zaman yg semakin keras menerpa nilai moral dan agama."Anak2mu bukanlah anakmu, tapi mereka adalah anak zamannya," begitulah

Monday, December 13, 2010

Surat Kiriman dari Janin Bayi yang Diaborsi


by Aidil HeryanaDua on Sunday, December 5, 2010 at 8:13pm


Bundaku tersayang...

Dear Bunda...

Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja...nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda. Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda.... 

Bunda..., ingin sekali nanda menyapa perempuan yang telah merelakan rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat...

Saturday, December 4, 2010

Pancaran Pribadi Bersih hati

Pancaran Pribadi Bersih hati
Bismillahirrahmaanirrahiim: 
Maha Suci Allah, Dzat yang menguasai segala-galanya dengan Maha Cermat dan Sempurna. Dzat yang Maha Tahu apa pun yang kita lakukan, tidak hanya lirikan mata, tapi juga niat di balik setiap lirikan mata. Tidak hanya kata yang terucap, namun juga niat di balik setiap patah kata.

Berbahagialah bagi orang-orang yang selalu menyadari bahwa Allah Maha Menatap, Maha Mendengar, dan Maha Menilai segala apa yang kita lakukan. Sebab pastilah tidak ada yang luput dari genggaman-Nya, walau setitik noktah pun. Pastilah pula Allah akan memberikan ganjaran yang setimpal dan balasan (siksa) yang setimpal pula dari setiap yang kita lakukan.



Sunday, November 21, 2010

Menjadikan Internet Sebagai Media Dakwah

Menjadikan Internet Sebagai Media Dakwah


Semua penulis akan mati.

Hanya karyanyalah yang akan abadi.
Maka tulislah sesuatu yang membahagiakan
dirimu di akhirat nanti.
(Ali bin Abi Thalib)


Masihkah kamu menganggap bahwa teknologi itu hanya milik orang kafir yang harus dijauhi?
jangan kaya gitu aah, kita jangan mau kalah dengan orang-orang kafir.
Kemajuan teknologi informasi dewasa ini, khususnya di Indonesia, telah membuka kesempatan yang besar bagi banyak hal. Salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi (TI) untuk melakukan syiar Islam dan aktivitas kebaikan lainnya. TI memberikan pilihan baru bagi umat Islam dalam mencari ilmu, bertukar pengetahuan, atau bertanya mengenai topik-topik keislaman. TI juga memberikan kemudahan bagi kita untuk bisa melakukan aktivitas kebaikan dengan jangkauan yang luas, bahkan seluruh dunia. Keuntungan-keuntungan yang dimungkinkan dengan adanya TI ini sepatutnya kita gunakan dalam hal-hal yang positif dan bermanfaat serta tetap syar’i.

Akan tetapi, TI tidak hanya dimanfaatkan oleh manusia sebagai sarana melakukan hal-hal positif saja. Seperti kita ketahui, internet sebagai media dari pelaksanaan TI berisi berbagai macam konten, mulai dari konten yang sangat baik hingga yang sangat buruk. Semua konten itu bercampur baur di internet, dan kita sebagai penggunanya mempunyai akses baik ke konten yang positif maupun konten yang negatif. Memang sudah sunnatullah bahwa ada yang baik dan ada yang buruk di dunia ini. Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menjadi baik dan meminimalisasi bahkan menghilangkan keburukan.

Nah, ada sesuatu nich biar dakwahnya makin lancar ajah di internet. . . ^_^
Ada yang ngasih internet gratisan SEUMUR HIDUP ? ? Hmm, ,

Yamaha Byson 2011

Yamaha Byson Sobat muda penunggang kuda besi tentu tidak asing dengan motor street fighter atau naked bike. Street fighter m...